Rabu, 27 April 2011

judulnya curhat....

menyadari bahwa 4tahun bukanlah waktu yang singkat dalam menjalin suatu hubungan dengan seseorang yang kita sayang......

kalo di ingat2 banyak banget pengorbanan yang mewarnai perjalanan panjang ini......
jatuh bangun telah membuat hubungan ini semakin kuat dan semakin dewasa.....

dan sekarang aku menyadari bahwa hubungan yang sekarang tidak bisa disamakan dengan hubungan yang dulu.....
saat aku masih SMA....
saat dia Masih kuliah.....
saat semua masih serba indah.....

sekarang keadaan telah berbeda.....
dia sibuk.....
aku sibuk......

menyisahkan waktu sedikit untuk bertemu sekarang pun mungkin terasa sulit buat dia....
meski sedih....sebel....
tapi aku juga harus mengerti dengan kesibukannya..
toh ini juga buat masa depan....

kadang aku juga jenuh bila terus2an seperti ini.....
aku butuh dia disampingku seperti dulu lagi.....

kangen banget ma kejutan2 dia.....
kangen ma keromantisan dia.....

pfiuhhhh.....
semoga ini cepat berakhir.....
dan bisa kembali seperti dulu lagi.....

mungkin ini titik agar hubungan ini semakin dewasa...
biar ntar2 gag kaget kalo ditinggalin trus kayak gini......

Selasa, 18 Januari 2011

Pengkajian Puisi Karawang-Bekasi Karya Chairil Anwar

Karawang-Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
Tidak bisa teriak “merdeka” dan angkat senjata lagi,
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
Terbayang kami maju dan berdegak hati?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa
Memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai-nilai tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
Atau tidak untuk apa-apa
Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kaulah sekarang yang berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskanlah jiwa kami
Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang, kenanglah kami
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang dan Bekasi

Chairil Anwar
Pendekatan Biografis
Pendekatan biografis menurut Wellek dan Warren (1962:75) dianggap sebagai pendekatan yang paling tua. Pendekatan biografis merupakan studi yang sistematis mengenai proses kreativitas. Pendekatan biografis sesungguhnya merupakan bagian penulisan sejarah sebagai historiografi. Sebagai anggota masyarakat, pengarang dengan sendirinya lebih berhasil untuk melukiskan masyarakat di tempat ia tinggal, lingkungan hidup yang benar-benar dialaminya secara nyata. Oleh karena itulah, seperti juga ilmuwan dari disiplin yang lain dalam mengungkapkan gejala-gejala sosial, pengarang juga dianggap perlu untuk mengadakan semacam 'penelitian' yang kemudian secara interpretatif imajinatif diangkat ke dalam karya seni. Oleh karena itu pula, dalam kaitannya dengan aktivitas kreatif dibedakan tiga macam pengarang, yaitu:
a) pengarang yang mengarang berdasarkan pengalaman langsung,
b) pengarang yang mengarang berdasarkan keterampilan dalam penyusunan kembali unsur-unsur penceritaan, dan
c) pengarang yang mengarang berdasarkan kekuatan imajinasi. Meskipun demikian, proses kreativitas pada umumnya didasarkan atas gabungan di antara ketiga faktor tersebut.
Biografi merupakan sedimentasi pengalaman-pengalaman masa lampau, baik personal, sebagai pengalaman ndividual, maupun kolektif, sebagai pengalaman intersubjektif, yang pada saat-saat tertentu akan muncul kembali. Tanpa sedimentasi, individu tidak dapat mengenali biografinya. Melalui sistem tanda, khususnya sistem tanda bahasa, sedimentasi pengetahuan ditransmisikan ke dalam aktivitas yang berbeda-beda. Moral, religi, karya seni dalam berbagai bentuknya, dan sebagainya, merupakan hasil seleksi sedimentasi pengalaman masa lampau. Makin kaya dan beragam isi sedimentasi yang berhasil untuk direkam, makin lengkaplah catatan biografi yang berhasil dilakukan.
Mengapa pendekatan biografis yang digunakan dalam pengkajian puisi Karawang-Bekasi? Karena puisi Karawang-Bekasi merupakan pengalaman yang dialami langsung oleh pengarang. Jadi puisi tersebut lebih tepat dikaji dengan menggunakan model pendekatan biografis. Seperti yang telah dijelaskan dalam konsep pendekatan biografis, bahwa dalam kaitannya dengan aktivitas kreatif dibedakan tiga macam pengarang, yaitu: a) pengarang yang mengarang berdasarkan pengalaman langsung, b) pengarang yang mengarang berdasarkan keterampilan dalam penyusunan kembali unsur-unsur penceritaan, dan c) pengarang yang mengarang berdasarkan kekuatan imajinasi.

Sekilas tentang Chairil Anwar.
Chairil Anwar dilahirkan di Medan, 26 Julai 1922. Dia dibesarkan dalam keluarga yang cukup berantakan. Kedua ibu bapanya bercerai, dan ayahnya menikah lagi. Setelah kedua orang tuanya bercerai,, setelah lulus SMA, Chairil ikut ibunya ke Jakarta. Semasa kecil di Medan, Chairil sangat dekat dengan neneknya. Keakraban ini begitu memberi kesan dalam hidup Chairil. Dalam hidupnya yang jarang sedih, salah satu kepedihan terhebat adalah saat neneknya meninggal dunia.
Sesudah nenek, ibu adalah wanita kedua yang paling Chairil puja. Dia bahkan terbiasa membilang nama ayahnya, Tulus, di depan sang Ibu, sebagai tanda menyebelahi nasib si ibu. Dan di depan ibunya, Chairil seringkali kehilangan sisinya yang liar. Beberapa puisi Chairil juga menunjukkan kecintaannya pada ibunya.
Sejak kecil, semangat Chairil terkenal kedegilannya. Seorang teman dekatnya Sjamsul Ridwan, pernah membuat suatu tulisan tentang kehidupan Chairil Anwar ketika semasa kecil. Menurut dia, salah satu sifat Chairil pada masa kanak-kanaknya ialah pantang dikalahkan, baik pantang kalah dalam suatu persaingan, maupun dalam mendapatkan keinginan hatinya. Keinginan dan hasrat untuk mendapatkan itulah yang menyebabkan jiwanya selalu meluap-luap, menyala-nyala, boleh dikatakan tidak pernah diam.
Rekannya, Jassin pun punya kenangan tentang ini. “Kami pernah bermain bulu tangkis bersama, dan dia kalah. Tapi dia tak mengakui kekalahannya, dan mengajak bertanding terus. Akhirnya saya kalah. Semua itu kerana kami bertanding di depan para gadis.”
Wanita adalah dunia Chairil sesudah buku. Tercatat nama Ida, Sri Ayati, Gadis Rasyid, Mirat, dan Roosmeini sebagai gadis yang dikejar-kejar Chairil. Dan semua nama gadis itu bahkan masuk ke dalam puisi-puisi Chairil. Namun, kepada gadis Karawang, Hapsah, Chairil telah menikahinya.
Pernikahan itu tak berumur panjang. Disebabkan kesulitan ekonomi, dan gaya hidup Chairil yang tak berubah, Hapsah meminta cerai. Saat anaknya berumur 7 bulan, Chairil pun menjadi duda.
Tak lama setelah itu, pukul 15.15 WIB, 28 April 1949, Chairil meninggal dunia. Ada beberapa versi tentang sakitnya. Tapi yang pasti, TBC kronis dan sipilis.
Umur Chairil memang pendek, 27 tahun. Tapi kependekan itu meninggalkan banyak hal bagi perkembangan kesusasteraan Indonesia. Malah dia menjadi contoh terbaik, untuk sikap yang tidak bersungguh-sungguh di dalam menggeluti kesenian. Sikap inilah yang membuat anaknya, Evawani Chairil Anwar, seorang notaris di Bekasi, harus meminta maaf, saat mengenang kematian ayahnya, di tahun 1999, “Saya minta maaf, karena kini saya hidup di suatu dunia yang bertentangan dengan dunia Chairil Anwar.”

Di sini, Chairil Anwar menuliskan syairnya tentang kejadian yang ia lihat dengan mata kepalanya sendiri. Dia melihat berbagai kejadian sepanjang sungai Bekasi dan sepanjang jalan antara Karawang-Bekasi, di mana ribuan anak-anak muda tewas silih berganti. Di sepanjang sungai Bekasi dan di atas jembatan laskar pemuda bertahan tanpa peduli teman-temannya bergelimpangan jatuh tak bernyawa. Chairil selalu terbayang dengan laskar-laskar pemuda yang melayang terpelanting jatuh, di lumpur-lumpur, di rawa-rawa, di atas jembatan dan di benteng-benteng sepanjang sungai, dan kemudian mati. Saat perang itu terjadi, Chairil langsung menuju pertahanan Bekasi dengan menumpang sebuah mobil palang merah yang penuh dengan prajurit yang terluka. Wajahnya nampak sangat terpukul dan teraniaya menyaksikan anak-anak muda yang bergelimpangan tidak bernyawa.
Pada suatu waktu Chairil mengembara di jalan-jalan ibu kota pada malam hari. Saat itu dia batuk dan sangat pucat, namun ia tak peduli. Dia selalu teringat dengan berbagai kejadian sepanjang sungai Bekasi dan sepanjang jalan antara Karawang-Bekasi yang pernah disaksikannya sendiri. Ketika Chairil mengingat-ingat kembali peristiwa itu, ia sedang berada di sebuah jembatan sungai Ciliwung, dimana di seberang jembatan tersebut terdapat restoran yang dipenuhi oleh para serdadu Belanda, opsir-opsir dan noni-noni Belanda sedang berdansa sambil makan dan minum. Langkah Chairil terhenti di ujung jembatan karena tiba-tiba teras restoran tersebut meledak oleh beberapa granat, dan beberapa opsi Belanda terjungkir ke dalam air. Pada saat itulah narasi Karawang-Bekasi terlantun dari bibir Chairil Anwar.

Pendekatan Historis
Dalam hubungan ini perlu dibedakan antara pendekatan sejarah dengan sejarah sastra, sastra sejarah, dan novel sejarah. Sama dengan pendekatan yang lain, pendekatan historis mempertimbangkan historisitas karya sastra yang diteliti, yang dibedakan dengan sejarah sastra sebagai perkembangan sastra sejak awal hingga sekarang. Pendekatan sejarah menelusuri arti dan makna bahasa sebagaimana yang ssudah tertulis, dipahami pada saat ditulis, oleh pengarang yang benar-benar menulis, dan sebagainya. Pendekatan hnistoris dengan demikian mempertimbangkan relevansi karya sastra sebagai dokumen social. Dengan hakikat imajinasi karya sastra adalah wakil zamannya dan dengan demikian merupakan refleksi zamannya.
Pendekatan historis pada umumnya lebih relevan dalam kerangka sejarah sastra tradisional, sejarah sastra dengan implikasi para pengarang, karya sastra, dan periode-periode tertentu, dengan objek karya-karya sastra individual. Dengan mempertimbangkan indikator sejarah dan sastra, maka beberapa masalah yang menjadi objek sasaran pendekatan historis, diantaranya sebagai berikut:
1. Perubahan karya sastra dengan bahasanya sebagai akibat proses penerbitan ulang.
2. Fungsi dan tujuan karya sastra pada saat diterbitkan.
3. Kedudukan pengarang pada saat menulis.
4. Karya sastra sebagai wakil tradisi zamannya.
Pendekatan historis dipilih untuk digunakan dalam pengkajian puisi Karawang-Bekasi karena keseluruhan isi dalam puisi tersebut mewakili fungsi dan tujuan puisi tersebut dibuat. Yaitu, puisi tersebut berfungsi untuk mengenang jasa para pahlawan kita dan memberi pesan kepada kita agar kita meneruskan perjuangan para pahlawan dalam bidang apapun. Selain itu puisi Karawang-Bekasi ini cukup mewakili keadaan yang terjadi pada masa itu.
Chairil Anwar adalah pelopor Angkatan '45 dan puisi modern Indonesia. Bahasa yang digunakan dalam syair-syairnya bernafas baru hangat, kuat, kental, dan sangat bersemangat. Itulah yang menjadikannya sebagai pelopor angkatan ’45. Seperti yang sudah dijelaskan diatas, puisi Karawang-Bekasi ini memiliki fungsi dan tujuan yang sangat jelas, yaitu untuk mengingat jasa para pahlawan yang telah berjuang untuk Negara kita dan mengingatkan kita untuk terus meneruskan perjuangan para pahlawan yang telah gugur. Puisi Karawang-Bekasi ini mewakili keadaan yang terjadi pada masa itu, di saat serdadu Belanda berusaha untuk menguasai Negara Indonesia kembali setelah kemerdekaan diperoleh dari tangan Jepang. Di saat perang terjadi di mana-mana, di Surabaya, Bandung, Semarang, dan lain-lain. Puisi ini sangat mewakili apa yang terjadi pada masa itu.

Rabu, 15 Desember 2010

PKM-K

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA


PEMANFAATAN AKAR ALANG-ALANG SEBAGAI MINUMAN KESEHATAN UNTUK MENCIPTAKAN PELUANG USAHA DI KOTA BATU


BIDANG KEGIATAN:
PKM-K



Disusun oleh :
LAILAUS NAENI 309212416841/2009
YULIANA FATMAWATI 309212416851/2009
MARDYAH PUTRI 108211416184/2008
LULUT DWI NURMA 308342417613/2008




UNIVERSITAS NEGERI MALANG
MALANG
2010
LEMBAR PENGESAHAN
USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

1. Judul Kegiatan : Pemanfaatan Akar Alang-Alang Sebagai Minuman Kesehatan Untuk Menciptakan Peluang Usaha di Kota Batu.
2. Bidang Kegiatan : ( ) PKM-P ( √ ) PKM-K
( ) PKM-T ( ) PKM-M
3. Bidang Ilmu : ( √ ) Sosial Ekonomi ( ) Kesehatan
( ) Pertanian ( ) MIPA
( ) Humaniora ( ) Teknologi dan Rekayasa
4. Ketua Pelaksana Kegiatan
a. Nama Lengkap : Lailaus Naeni
b. NIM : 309212416841
c. Jurusan : Bahasa dan Sastra Indonesia
d. Universitas : Universitas Negeri Malang
e. Alamat Rumah dan No Tel./Hp : Jl. Trunojoyo Gg. II/c Rt. 02 Rw. 03 Songgokerto-Batu 08990334698
f. Alamat Email : namiko_asukai@yahoo.com
5. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis : 2 orang
6. Dosen Pendamping
a. Nama Lengkap dan Gelar : Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn
b. NIP : 19740511 200501 1 001
c. Alamat Rumah dan No Tel./Hp : Jl. D. Sentani II E2 E4 Malang 081334775693
7. Biaya Kegiatan Total
a. DIKTI : Rp. 10.000.000
b. Sumber Lain : Rp. -
8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 4 Bulan

Malang, 30 Agustus 2010

Menyetujui
Ketua Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia, Ketua Pelaksana Kegiatan,


Dr. Maryaeni, M.Pd Lailaus Naeni
NIP. 19591010 198601 1 003 NIM. 309212416841

Pembantu Rektor Bidang Kemahasiswaan, Dosen Pendamping,



Drs. Kadim Masjkur M.Pd Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn
NIP.19540216 198102 1 001 NIP. 19740511 200501 1 001
A. JUDUL
Pemanfaatan Akar Alang-Alang Sebagai Minuman Kesehatan Untuk Menciptakan Peluang Usaha di Kota Batu.

B. LATAR BELAKANG MASALAH
Kota Batu adalah daerah yang memiliki tanah yang cukup subur dan mempunyai udara yang sejuk karena berada di daerah kaki gunung. Oleh sebab itu banyak sekali rumput alang-alang yang berkembang biak secara liar. Alang-alang dapat berkembang biak dengan cepat, dengan benih-benihnya yang tersebar cepat bersama angin. Alang-alang tidak dapat tumbuh di tanah yang tandus, gersang atau berbatu-batu. Alang-alang adalah tanaman yang sering dijumpai di lahan pertanian atau tegalan hingga ketinggian 2.000 meter dari permukaan laut. Perkembangannya sangat cepat, karena daya produksinya - baik secara generatif maupun vegetatif - amat efisien. Selain berkembang biak dengan biji, rimpang ilalang juga memiliki kemampuan reproduksi yang tinggi. Pada setiap ruas akan tumbuh tanaman baru. Tunas pada akar rimpang ini akan berkembang menjadi tumbuhan baru dalam waktu 12 hari. Akar ilalang ini ternyata memiliki khasiat obat. Antara lain untuk mengobati penyakit darah tinggi, gangguan prostat, hingga mengatasi lemah syahwat (impotensi). Kesadaran masyarakat yang makin tinggi terhadap obat herbal yang aman dan tidak berefek samping membuat permintaan akar tanaman ilalang terus meningkat. Tumbuhan ini biasa ditemukan liar di hutan, lapangan rumput, sisi jalan, dan lahan-lahan lain yang mendapat sinar matahari cukup. Jika melihat alang-alang, orang akan memandangnya sebagai tumbuhan liar biasa saja. Tumbuhan bernama latin Imperata cilindrika L malah sering dianggap sebagai gulma (tanaman penganggu). Anggapan ini sebenarnya kurang tepat, sebab ilalang hanya tumbuh di tempat yang tak ditumbuhi tanaman lain. Masyarakat yang risih dengan ilalang biasanya membakar tanaman dan rerimbunan lain, atau membabatnya habis. Tetapi jika akarnya masih tertancap kuat di dalam tanah, upaya ini sebenarnya sia-sia. Ia akan tumbuh lagi dan meninggi.
Padahal alang-alang ini, khususnya akar alang-alang, dapat dimanfaatkan sehingga dapat menciptakan peluang usaha yang menjanjikan. Seperti yang telah diketahui, Alang-alang, berkhasiat sebagai obat untuk berbagai gangguan kesehatan, seperti: batu ginjal, infeksi ginjal, kencing batu, batu empedu, buang air kecil tidak lancar atau terus-menerus, air kemih mengandung darah, prostat, keputihan, batuk rejan, batuk darah, mimisan, pendarahan pada wanita, demam, campak, radang hati, hepatitis, tekanan darah tinggi, urat saraf melemah, asma, radang paru-paru, jantung koroner, gangguan pencernaan, diare, dll. Alang-alang kaya akan berbagai kandungan kimia yang sudah diketahui, a.l :Manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid,coixol, arundoin, cylindrin, fernenol, simiarenol, anemonin, asam kersik, damar, logam alkali. Tumbuhan ini bersifat : anti piretik (menurunkanpanas), diuretik, (peluruh kemih), hemostatik (menghentikan pendarahan), menghilangkan haus, masuk meridian paru lambung dan usus kecil. Dalam farmakologi Cina disebut tumbuhan ini memiliki rasa manis dan sejuk. Selain menciptakan peluang usaha yang menjanjikan, pemanfaatan alang-alang juga dapat dijadikan minuman kesehatan yang dapat mengobati berbagai macam gangguan kesehatan.

C. PERUMUSAN MASALAH
a. Bagaimana proses pembuatan minuman kesehatan dari akar alang-alang sehingga menjadi peluang usaha?
b. Bagaimana peluang dan strategi pemasaran yang akan ditetapkan sehingga minuman kesehatan dari akar alang-alang dapat diterima oleh masyarakat?
c. Memprediksi keuntungan yang dapat diperoleh dari penjualan minuman kesehatan dari akar alang-alang?

D. TUJUAN
a. Mengetahui proses pembuatan minuman kesehatan dari akar alang-alang sehingga menjadi peluang usaha.
b. Mengetahui peluang dan strategi pemasaran yang akan diutetapkan sehingga minuman kesehatan dari akar alang-alang dapat diterima oleh masyarakat.
c. Mengetahui keuntungan yang dapat diperoleh dari penjualan minuman kesehatan dari akar alang-alang.

E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
a. Terciptanya produk minuman sari alang-alang yang dapat menjadi peluang usaha.
b. Terciptanya produk minuman sari alang-alang sebagai salah satu alternatif penyembuhan gangguan kesehatan.
c. Terciptanya keuntungan dari penjualan minuman sari alang-alang.

F. KEGUNAAN
Kegiatan ini menghasilkan suatu produk usaha berupa minuman, yaitu minuman sari alang-alang. Minuman ini menjadi produk minuman baru yang bernilai ekonomi. Minuman ini dapat dinikmati setiap saat karena dikemas dalam bentuk gelas yang praktis. Dan minuman ini bermanfaat untuk kesehatan dan dapat mengobati berbagai macam gangguan kesehatan. Setelah dilakukan pengujian pada tumbuhan alang – alang banyak ditemukan kandungan kimiawi yang berguna untuk tubuh kita. Kandungan itu antara lain: manitol, glukosa, sakharosa, malic acid, citric acid, coixol, anindom dan masih banyak lagi lainnya. Bagian daun dan akar alang – alang dapat digunakan ketika masih segar ataupun yang telah dikeringkan. Dari hasil pengujian alang-alang ini mempunyai efek farmakologis atau dengan kata lain tumbuhan ini mempunyai sifat: anti piretik/menurunkan panas, hemostatik/menghentikan pendarahan, menghilangkan haus, diuretic/peluruh kemih dan masuk kedalam meridian paru-paru, lambung juga usus kecil.

G. GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Kota Batu kini adalah kota yang cukup padat. Kondisi ekonomi masyarakat pun juga cukup baik. Karena kondisi geografis Kota Batu yang baik, maka tidak heran banyak sekali produk minuman yang bermunculan. Seperti minuman sari apel, sari buah stroberi, sari buah sirsak, dan masih banyak lagi yang lain. Namun untuk produk minuman sari alang-alang masih belum ada di Kota Batu, jadi adanya produk minuman sari alang-alang ini masih berpeluang besar untuk diterima oleh masyarakat.
Proses produksi dikerjakan di suatu tempat selama dua minggu. Kemudian proses pemasaran dilaksanakan pada dua minggu berikutnya. Pemasaran awal dengan mendistribusikan minuman sari alang-alang ini pada lima daerah, yaitu kecamatan Batu, kecamatan Sidomulyo, dan kecamatan Bumiaji, kecamatan Junrejo, dan Kota Batu itu sendiri yang merupakan pusat kegiatan jual beli (pasar umum) dari beberapa daerah sekitarnya. Selanjutnya jumlah produksi akan ditambah dan daerah pemasaran pun akan diperluas dengan mendistribusikan kue kering ini di pusat-pusat jual beli (pasar umum) lain di seluruh wilayah Kota Batu.
Adapun gambaran keuntungan yang diperoleh tergantung pada modal dan harga jual yang ditetapkan. Dengan peningkatan jumlah produksi dan memperkecil modal usaha (dengan tetap menjaga kualitas produk) maka kemungkinan keuntungan akan meningkat.
Berikut analisis ekonomi produksi minuman sari alang-alang mulai dari penjualan, pendapatan, sampai memperoleh laba.

Analisa Ekonomi
Penghitungan Laba
Jumlah produksi minuman sari alang-alang adalah 100 Liter
Produk jadi minuman sari alang-alang per hari adalah 200 cup, jadi dalam 1 bulan menghasilkan 6000 cup.
Rincian biaya produksi untuk 6000 cup minuman sari alang-alang adalah:

Tabulasi Anggaran Kegiatan
No Uraian Jumlah (Rp)
1 Biaya Inventarisasi Rp. 5.000.000
2 Biaya Operasional Rp. 3.500.000
3 Biaya Lain-lain Rp. 1.500.000
Jumlah Rp. 10.000.000


Keuntungan Bulan Pertama
• L/R = TR-TC
= (P X Q) – (FC + VC)
= (Rp. 6.000,00 X 1.500) – (Rp. 5.000.000 + Rp. 3.500.000)
= ( Rp. 9.000.000) – (Rp. 1.500.000)
=Rp. 7.500.000
• Laba Bersih = Rp. 7.500.000 – Rp. 1.500.000
= Rp. 6.000.000

Untuk bulan kedua selanjutnya keuntungan akan semakin bertambah karena biaya untuk inventarisasi berkurang.
Berikut ini juga disertakan biaya pelaksanaan program yang disajikan dalam bentuk proyeksi Cash Flow mulai dari biaya produksi yang dibutuhkan sampai pada pendapatan yang diperoleh dalam jangka waktu 4 bulan pertama pelaksanaan program.

Tabel. Proyeksi Cash Flow
Hal Bulan I
(Rp.) Bulan II
(Rp.) Bulan III
(Rp.) Bulan IV
(Rp.)
Kas awal 10.000.000 11.515.000 14.680.000 19.445.000
Pendapatan penjualan 2.100.000 3.000.000 3.800.000 4.200.000
Investasi 2.750.000 3.000.000 3.100.000 3.500.000
HPP 1.500.000 2.000.000 2.700.000 3.000.000
Biaya tetap :
Biaya Peralatan
Biaya Bahan Baku
Biaya Pengemasan
Biaya Pemasaran
Biaya Trasnportasi
1.400.000
2.200.000
135.000
600.000
500.000
1.400.000
2.200.000
135.000
600.000
500.000
1.400.000
2.200.000
135.000
600.000
500.000
1.400.000
2.200.000
135.000
600.000
500.000
Saldo Kas 11.515.000 14.680.000 19.445.000 25.310.000


Tingkat Pengembalian Modal (BEP )
Total Modal : Rp. 10.000.000
Harga per kemasan : Rp. 1.500
Pendapatan per bulan : Rp. 1.500 x 6000 = Rp. 2.000.000
Rata-rata biaya per bulan : = Rp. 500.000
Keuntungan per bulan = Rp. 1.500.000
BEP = Total modal awal : Keuntungan
= Rp. 10.000.000 : Rp. 1.500.000
= 6, 70 bulan
= 7 bulan

H. METODE PELAKSANAAN
a. Cara pembuatan minuman sari alang-alang adalah :
1. Bahan-bahan
- Akar Alang-alang
- Gula
- Jeruk Nipis
- Air
2. Peralatan
- Panci
- Pengaduk
- Filtrasi
- Kompor
- Sealer (alat pengemas)
- Cup
3. Cara Pembuatan
- Bersihkan akar alang-alang, kemudian cuci hingga bersih.
- Setelah itu campur semua bahan kedalam panci, aduk hingga mendidih.
- Setelah mendidih, matikan kompor. Lalu disaring atau difiltrasi.
b. Pemasaran
Proses produksi dilaksanakan di suatu tempat produksi selama jangka waktu yang ditentukan. Kemudian minuman yang sudah dikemas didistribusikan pada tempat-tempat yang sudah ditentukan. Selama proses pemasaran juga dibarengi dengan promosi, misalnya menyebarkan pamflet atau komukasi langsung dengan pihak penjual (tempat distribusi) dan pembeli.

c. Laporan
Pencatatan seluruh kegiatan, seperti pengeluaran, pemasaran, dan lainnya dilaksanakan selama kegiatan berlangsung. Adapun penulisan laporan kegiatan dilaksanakan setelah seluruh kegitan selesai, yaitu pada akhir jangka waktu kegiatan atau setelah tiga bulan pelaksanaan kegiatan.

I. JADWAL KEGIATAN
Waktu pelaksanaan program selama empat bulan, sejak studi literatur sampai penyusunan laporan akhir.
Tabel 4. Proses Kegiatan dan Waktu Pelaksanaan
No. Uraian Kegiatan Bulan
1 2 3 4
1. Studi Literatur
2. Observasi Lanjut
3. Rencana Operasional
4. Persiapan Alat / Bahan
5. Mengurus Perizinan
6. Uji Coba Pembuatan Produk
7. Evaluasi dan Pemantauan
8. Finishing dan Perakitan
9. Laporan Akhir

J. RANCANGAN BIAYA

No. Rencana Bahan Satuan Biaya
1. Biaya Produksi Habis Pakai
Akar alang – alang 100 kg Rp. 2.000.000
Gula 50 kg Rp. 700.000
Jeruk Nipis 1,5 kg Rp. 5.000.
Air
Cup 200 biji Rp. 50.000
Jumlah Rp. 2.755.000
2. Biaya Peralatan
Panci 1 buah Rp. 300.000
Pengaduk 2 buah Rp. 50.000
Filtrasi 1 buah Rp. 1.000.000
Kompor 2 buah Rp. 1.500.000
Sealer 1 buah Rp. 750.000
Elpiji 2 buah @12 kg Rp. 1.500.000
Jumlah Rp. 5.100.000
3. Biaya Lain – lain
Trasnportasi 3 orang Rp. 400.000
Konsumsi 100 hari Rp. 250.000
Pemasaran Rp. 300.000
Jumlah Rp. 950.000
4. Alat Pendukung
Sewa Komputer + cetak Rp. 150.000
Kertas A4 2 rim Rp. 50.000
Penjilidan dan Penggandaan Rp. 200.000
Sewa Lab 120 jam Rp. 500.000
Dokumentasi 2 rol film Rp. 295.000
Jumlah Rp. 1.195.000
Total Biaya Rp. 10.000.000

LAMPIRAN 1



Biodata ketua pelaksana kegiatan

1. Nama : Lailaus Naeni
2. Jenis kelamin : Perempuan
3. Tempat, tanggal lahir : Malang, 07 Mei 1990
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : Mahasiswa
6. Alamat di Malang : Jl. Trunojoyo Gg. II/C Rt.02 Rw.03 Batu
7. No HP : 08990334698
8. Status : Belum menikah
9. Pendidikan : TK PGRI 01 Batu, lulus tahun 1996
SD Ngaglik 01 Batu, lulus tahun 2002
SMP Negeri 01 Batu, lulus tahun 2005
SMA Negeri 01 Batu, lulus tahun 2008
Sedang menempuh Program studi S1 Bahasa dan Sastra Indonesia


Malang, 30 Agustus 2010
Ketua Pelaksana

Lailaus Naeni


LAMPIRAN 2

Biodata anggota kelompok 1
1. Nama : Yuliana Fatmawati
2. Jenis kelamin : Perempuan
3. Tempat, tanggal lahir : Bondowoso, 14 Juni 1991
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : Mahasiswa
6. Alamat di Malang : Jl. Terusan Ambarawa VII/10 Malang
7. Alamatdi Bondowoso : Jl. Kawah Ijen No.11 Rejoagung, Bondowoso
8. No HP : 085649868394
9. Status : Belum menikah
10. Pendidikan : SDN Rejoagung 01, lulus tahun 2003
SMPN 01 Sukosari, lulus tahun 2006
SMAN 01 Sukosari, lulus tahun 2009
Sedang menempuh program studi S1 Bahasa dan Sastra Indonesia



Malang, 30 Agustus 2010


Yuliana Fatmawati

LAMPIRAN 3

Biodata anggota kelompok 2
1. Nama : Mardyah Putri
2. Jenis kelamin : Perempuan
3. Tempat, tanggal lahir : Malang, 21 Maret 1990
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : Mahasiswa
6. Alamat di Malang : Jl. Sunan Drajat II/2 No. 6 Malang
7. Alamat Asal : Jl. Diponegoro 119 Batu
8. No HP : 085755353053
9. Status : Belum menikah
10. Pendidikan : TK. PGRI 01 Batu, lulus tahun 1996
SD Negeri Sisir 01 Batu, lulus tahun 2002
SMP Negeri 01 Batu, lulus tahun 2005
SMA Negeri 01 Batu, lulus tahun 2008
Sedang menempuh program studi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia


Malang, 30 Agustus 2010


Mardyah Putri


LAMPIRAN 4

Biodata anggota kelompok 2
1. Nama : Lulut Dwi Nurmamulyosari
2. Jenis kelamin : Perempuan
3. Tempat, tanggal lahir : Malang, 29 Oktober 1989
4. Agama : Islam
5. Pekerjaan : Mahasiswa
6. Alamat di Malang : Jl. Ambarawa Gg.2 No. 5-7 Malang
7. Alamat Asal : Jl. Diran No. 42 Batu
8. No HP : 085755105023
9. Status : Belum menikah
10. Pendidikan : TK. PGRI 01 Batu, lulus tahun 1995
SDN. Ngaglik 01 Batu, lulus tahun 2002
SMPN 01 Batu, lulus tahun 2005
SMAN 01 Batu, lulus tahun 2008
Sedang menempuh program studi S1. Biologi



Malang, 30 Agustus 2010


Lulut Dwi Nurma Mulyosari



LAMPIRAN 5

Biodata Dosen Pendamping

1. Nama : Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn
2. NIP : 19740511 200501 1 001
3. Jabatan Fungsional : Asisten ahli golongan
4. Pangkat : Penata muda IIIa
5. Jabatan Struktural : -
6. Perguruan Tinggi : Universitas Negeri Malang
7. fakultas : Sastra
8. Bidang Keahlian : Drama
9. Alamat Rumah : Jl. D. Sentani II E2 E4 Malang
10. Telepon : 081334775693




Malang, 30 Agustus 2010



Musthofa Kamal, S.Pd, M.Sn

Senin, 14 Desember 2009

ayahku...terbaik unntukk

aku bahagia dengan apa yang udah aku pilih untuk hidupku....
kuliah.....
teman.....
keluarga.....
pekerjaan.....
dan,,,,cinta.....

aku bersyukur banget karena aku memiliki keluarga yang begitu sayang sama aku....
ayah...adek...
nenek.... budhe...om...tante....
dan alm. mamaku.....
terutama ayahku,
aku sadar sikapku wselama ini sedikit banyak membuat ayahku kesel, bahkan sakit....
aku menyadari itu....
tapi itu diluar kemampuanku....
jujur aku gak bermaksud untuk menyakiti ayahku....
aku sangat sayang ayah....
dia satu-satunya ayah terbaik di dunia ini....
menjagaku.....
membesarkanku seorang diri tanpa kehadiran seorang istri disampingnya....

dia begitu sabar mengahadapi sikapku yang sangat menyebalkan....
dan selalu memaafkan segala kesalahan yang udah aku buat.....

tak ada yang sebaik ayahku.....

aku sayang ayah....
meski tak jarang aku membentaknya....aku menyesal.....

sebenarnya,,,aku sangat sayang ayah....
dan gak ingin kehilangan ayah....
selamanya.........
SELAMANYA........


i love u dad........

Rabu, 02 Desember 2009

untitled

wah.....
uda lama niy gag nulis di blogQ tersayang....
akhir2 ini aku sibug banget....
kuliah....
kerjain tugas....
kerjain tugas...
kerjain tugas....
dan kerjain tugas.....
bosen aku ngerjain tugas mulu....
mikirin tugas mulu tiap hari.....
rasanya otakku panas banget....
aku butuh istirahat.....

aku pengen banget jadi seorang penulis novel, dan sekarang aku lagi ngerjain proyekku tuw....
udah dapet 17 lembar....
pfiuuuh.... perjalananku masih panjang banget....

uadah sreminggu lebih kali ya aku udah gag pernah lanjutin novelku gara2 kebnayakan tugas.......
jadi blank Q.....

doakan semoga novelku cepet kelar yak????
q pengen dapetin duit dari tulisanku ndiri.....
q pengen bahagiain ayahku tercintaa....
juga pungkyQ tersayang dunk pastinya....

hahahahaha.......

Selasa, 16 Juni 2009

...I love my famiLy...

NyesEL dE kL inget2 mslh yg kmrn2....Yg q blg q pgen kaBUr dr rmh...UgH eg0is bgd quw!!!

Npa ciy sifatq sburuk itU??Egois....G bs d atUr...Pgen mNang ndri....Crekel.....G mw d salahin.....

Yg pzti q nysel ud ky gt....Aq syg ayah...Syg bgd ma ayah....Q g mw jauh dr ayah dan g mw khlgn ayah.....
Yg ayah pnya cma q ma adekq...Jd q g blh kcwain ayah.....

I LovE my famiLy!!!

Rabu, 03 Juni 2009

Quw rUz gmN???

HwufFf.....
Pkiranquw cpek bgd.....Gelap.....SumpEk bgd dEh pk0kx!!Quw b0san ky gnE tyZ.....Quw cpEk ma smUa org rmh.....Npa g ad yg isa ngrti aq dan ngbiarin q idup bhGia dg pliHanquw ndri???

Punky.....C0wq....
Aq syg bgd ma dia....Aq g mw sdEtikpun mLwadkan wktU tnpa dia....Ga ad yg lbh bAek dr dia....Cm dia yg q syg..Cm dia yg trbAek bwd q....Tp npa hubq ma dia yg ud jalan 1 1/2th niy slalu ad rintanganx???Gag pernah mulus lancAr dan hepi2 truz ky d tipi2....Slalu ja ad piHak laen yg g suka ma hub.Qt.....Mulai dr dEwa ampe ayahq ndri.....
Dan yg pling q sbelin....Ayah nge judge punky yg jLeg2 ja tnpa dia thu gmN punky yg sbnrx.....JLz ja q g trima.....Ayah g tw punky ky ap.....Cm q yg tw gmN punky yg sbnrX.....KDAng q jg ngrasa sbel bgd ma ayah.....

Kmrn mlm puncAkx.....Tnpa pkr pnjang q kemasin smua bju2 dan alat k0smetikq...Q brPkrn bwd pErgy ja dr rmh.....Biar ayah tw gmN rasax hdp ndri...DtngGL istri....DtngGL anak jg.....Tp punky nglarang aq.....Punky blg...GmN2 jg dy ayahq dan q g blh mcm2 ma ayah.....Kcian ayah ndrian...Ud g punya istri mcA mw dtngGL anakX jg??Akrx q urungkan niatq bwd kaBUr dr rmh.....

Dan skrg.....Q g enag bdan....Mungkin ud wktx q bristirahat mlepas smua kepenatan yg q rasain...

DEar punky...
Q g bs idup tnpa km...Krna km adl idupQ....Mkch km ud jd air dlm kdahagaAN jiwaq.....
LuV u.....